Welcome,
Ini pertama kalinya aku mecoba mengambil kelas e-sosial di UC. Mengapa aku mau masuk kelas e-sos? Itu karena aku ingin mempelajari seputar sosial entreprenuer. Tujuan utama Sosial Entrepreneurship adalah mampu menciptakan sistem perubahan yang berkelanjutan, inovasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta adanya perubahan sistem sosial masyarakat. Di sini pada pertemuan pertama kami mulai diberikan tugas masing-masing membuat Bussines Model Canvas (BMC) dari orang-orang yang yang memiliki bisnis pada koran yang kami baca. Tidak sampai disitu saja, selama kelas berlangsung kami juga mendapatkan mentoring dari para fasilitator, kami di bimibing dan diarah kan kepada apa yang akan menjadi usaha kami serta mulai membuat perencanaan untuk kelanjutan bisnis yang dijalani. Tahap demi tahap saya juga mencoba untuk melakukan apa yang menjadi saran dari faslitator, di E5 ini juga saya melihat dengan adanya pembaruan kurikulum kini kami di berikan pembelajaran tidak hanya di kelas saja namun juga secara online. Banyak contoh di Indonesia para pewirausaha sosial ini, Salah satu contohnya adalah Masril Koto, yang mendirikan bank khusus petani di Sumatera Barat. Dengan pemberdayaan yang dilakukan oleh Masril Koto, banyak petani yang tadinya malas bertani karena banyaknya kendala seperti modal, pemasaran, saat ini mereka dapat menjadi petani yang dapat menghasilkan. Masril Koto saat ini mempunyai asset 250Milyar rupiah dengan karyawan 1500 orang. Ciri-ciri pewirausaha sosial adalah mereka mau berkorban, segera bertindak jika ada permasalahan sosial di lingkungannya, memiliki sikap praktis, innovative, tekadnya kuat, berani ambil resiko, melakukan perubahan social, berbagi keberhasilan dan yang terpenting mereka mau mengevaluasi diri sendiri.