Selama pembelajaran di pusdakota kami dan juga saya sendiri banyak mendapat pembelajaran baru. Di pusdakota memliki prinsip walaupun di bawa naungan pihak kampus UBAYA namun pusdakota tetap akan berdiri mandiri tanpa bergantung pada orang lain. Di pusdakota sendiri pun melakukan usaha dengan mengelolah sampah menjadi barang yang bisa dijual, selain itu juga menjadi pengajar dan membuka taman baca bagi anak sampai mahasiswa. Mereka juga mampu menyekolahkan dan berencana kedepan untuk membuat unit koperasi serta memberikan layanan yang lebih fleksibel.
Ini adalah pembelajaran, pemberian serta penyampaian materi dengan bu Layla salah satu orang yang bekerja di Pusdakota.
Ini adalah prototype yang buat lakukan oleh Pusdakota. Prototype yang mengambarkan siklus pengelolahan sampah pada dapur rumah.
Pusdakota memiliki 4 program yang mempunyai bidang yang dapat kembangkan sesuai visi dan misi serta tujuan, yaitu :
1. Bidang sosial
2. Bidang lingkungan
3. Bidang ekonomi
4. Perpustakan komunitas
Di sini saya melihat Pusdakota ini merupakan salah satu contoh Enterprenuer Sosial karena tidak hanya bisa memberikan profit kepada orang lain namun memberikan profit bagi pusdakota. Meskipun pernah gagal beberapa kali namun mereka tidak pernah menyerah, bangkit dan berjuang serta niat sosial yang tinggi mereka terus maju untuk mengembangkan Pusdakota, tidak berhenti sampai disitu mereka pun membuka secara umum bagi orang-orang dari kalangan mana saja yang memliki visi yang sama serta jiwa sosial untuk mau bergabung di dalam pengembangan Pusdakota.
.jpg)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar